Rabu, 04 Februari 2009
asa yang hampir tercapai
pukul 10 lebih dikit secercah asa mulai tiba, hanya gara-gara sebuah mobil pick up yang membawa kaso-kaso bekas untuk sebuah bedeng musholla...
secercah asa itu sudah tiba kawan...untuk kita mengumandangkan asma allah, untuk kita berbuat untuk kemajuan suatu agama allah, untuk kita yang selalu haus akan interaksi antar warga...dari kita oleh kita dan untuk kita mungkin bukan untuk pengembang yang brengsek itu.....
Senin, 02 Februari 2009
Fauzi Saleh: Developer sukses nan dermawan
Fauzi Saleh, contoh seorang pengusaha sukses sekaligus dermawan. Ini berkat kompak dengan karyawannya. Derai tawa dan langgam bicaranya khas betawi. Itulah gaya H. Fauzi Saleh dalam meladeni tamunya.
Sekitar 60 % keuntungan digunakan untuk kegiatan sosial, sedangkan selebihnya dipakai sebagai modal usaha. Sejak empat tahun lalu, ada Rp 70 milyar yang digunakan untuk kegiatan sosial.
Rabu, 28 Januari 2009
Musim jihad telah tiba
Saat pembeli rumah termasuk saya jika tidak mematuhi salah satu klausul perjanjian jual-beli akan ada reward and punishment, misalnya dalam beberapa waktu tidak melunasi DP maka uang tanda jadi akan hilang. Namun, apakah kondisi sebaliknya juga terjadi seandainya pengembang melakukan tindakan wanprestasi?
Tentunya, sebagai orang beradab dan penyabar (?), saya sampai dengan saat ini berusaha menghormati kesepakatan rencana penyelesaian dibulan januari 2009 ini. Jalan yang belum diaspal -entah nanti jadi diaspal dengan baik atau sekadar aspal-aspalan- sudah banyak merugikan penghuni maupun orang lain -tamu misalnya-. Jangankan hujan deras, gerimispun bisa membuat jalan becyek -kata pesinetron cinta laura- dan licin, fakta sudah ada yang terpeleset jatuh termasuk anak kecil penghuni. Harapan saya, lakukan segera pekerjaan yang merupakan hak penghuni tanpa mengulur-ulur waktu pelaksanaan termasuk alasan karena musim hujan atau dana tidak ada.
Kira-kira perjuangan saya dan penghuni mendapatkan hak yang semustinya diperoleh termasuk kategori jihad bukan ya??? hehehe....* bahurekso = sang penguasa
** orang pinter = mbah Maridjan (konon cuma lulus sekolah ongko loro/Sekolah Rakyat)
Sabtu, 24 Januari 2009
Arti Menang Kalah dalam Jihad Gaza

Begitu pun dengan sang agresor, Zionis Israel, yang juga mengalami pukulan hebat dari pejuang Hamas. Menurut Yisrael Katz, anggota Parlemen Partai Likud, ratusan tentara Israel yang luka dalam perang. Milyaran dolar biaya perang selama agresi Israel, yang berlangsung tiga pekan itu.
Sejumlah analis akhirnya mengungkapkan pertanyaan sederhana. Siapa yang kalah dan siapa yang menang dalam perang antara Hamas Israel? Dari segi fisik, para analis mengatakan bahwa mujahidin Hamas di Gaza memang mengalami kehancuran hebat. Mulai dari gedung-gedung, infrastruktur negara, dan ribuan warga yang menjadi korban. Suatu hal yang tidak dialami Israel.
Namun, dilihat dari segi non-fisik, akibat perang yang berlangsung di Gaza itu, seperti moral, citra, dukungan, dan tumbuhnya kesadaran bersama umat Islam, di Timur dan Barat, mereka bersatu membantu saudaranya-muslim di Gaza. Sebaliknya, perpecahan dalam tubuh Israel yang saling menyalahkan, jelas-jelas bahwa kemenangan ada pada mujahidin Hamas di Gaza.
Hamas yang awalnya hanya gerakan sosial, berubah menjadi gerakan politik, dan menjadi gerakan jihad (militer) dalam menghadapi Israel. Hamas sebagai entitas yang masih sangat sederhana telah mengubah dunia. Mengubah wajah Israel. Dan, dapat menyatukan umat Islam, serta masyarakat internasional di Timur dan Barat, dan bersepakat bahwa Israel menjadi ancaman keamanan.
Sedemikian naiknya citra Hamas di mata dunia. Selain mengalirnya bantuan dan dukungan dari pihak masyarakat muslim internasional, dunia pun akhirnya menyaksikan siapa yang sebenarnya teroris. Karena selama ini, Amerika telah mendoktrin dunia bahwa Hamas adalah salah satu organisasi teroris berbahaya di dunia. Kini, fakta menunjukkan sebaliknya. Seorang ilmuwan Yahudi, Ilan Pappe, mengatakan, malu menjadi seorang Yahudi, mereka benar-benar mempraktekan ideologi yang rasis.
Ada hal lain yang tidak kalah pentingnya dari naiknya citra Hamas dan perjuangan rakyat Palestina, umumnya. Bahwa, sudah saatnya umat Islam dan Gerakan Islam di dunia termasuk di Indonesia bercermin dengan apa yang telah dibuktikan oleh Hamas dan Palestina.
Cerminan tersebut antara lain, adanya konsistensi untuk selalu memperjuangkan Islam walaupun harus berhadapan dengan kekuatan negara besar seperti Amerika, Inggris, Israel, Uni Eropa, dan sebagian negara Arab, dan lain-lain. Kedua, kesadaran bahwa perjuangan Islam bukan hanya monopoli kelompok tertentu dalam gerakan Islam, tapi melibatkan kelompok lain.
Hal itulah yang pernah diucapkan Khalid Misy'al beberapa hari sebelum penyerangan Israel ke Gaza di sebuah Muktamar Internasional di Damaskus: "Bukan cuma Hamas yang berjuang di Palestina. Hamas hanya bagian dari dunia Arab dan dunia Islam yang semuanya melakukan perlawanan terhadap Israel.”
Dan ketiga, adanya keteladanan yang baik dari para pemimpin Hamas yang terus menunjukkan konsistensi dan keikhlasan dalam melawan Israel, serta kokohnya soliditas gerakan.
Senin, 19 Januari 2009
dimana tempat olah raga yah???
Kamis, 15 Januari 2009
hujan
tidak seperti biasanya ketika hujan turun ada beberapa orang yang melihat atau mengontrol sekeliling draenase lingkungan...apakah mampet atau tidak ???
mudah-mudahan ini bertanda baik tentang kondisi rumah kita, draenase GIK dan lain-lain....
Rabu, 07 Januari 2009
Doa Untuk Syuhada Palestina
Assalamu'alaikum Warahmatullah WabarakatuhSebagai bentuk keprihatinan dan solidaritas sesama muslim untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina memperoleh kemerdekaannya, jamaah sholat Jum'at kemarin, di Masjid Nabawi memanjatkan doa untuk para syuhada yang wafat dalam serangan di Gaza.
Suasana berubah menjadi haru yang diwarnai isak tangis, saat khotib menyerukan para jamaah haji untuk selalu menjaga persaudaraan dan membatu kaum muslimin lainnya yang di dzalimi.
"Kaum muslim itu bersaudara, seperti satu tubuh. apabila ada bagian tubuh yang sakit, semua tubuh akan merasakanya. Karena itu, kaum muslimin harus selalu menjaga persatuan dan saling membantu sudaranya yang dizolimi," kata khotib dalam khutbahnya sebelum diakhiri dengan doa.
Usai menyampaikankhutbahnya sekitar 30 menit, khotib mengajak para jamaah untuk berdoa atas kejayaan islam dan kaum muslimin. Setelah itu, secara khusus khotib mendokan kepada para korban kekejaman zionis Israel di jalur gaza dan meminta pada Allah agar para mujahid di Palestina tetap bersemangat dalam menegakkan perjuangannya.
"Ya Allah jadikanlah para korban di gaza sebagai orang-orang yang sahid di jalanmu. tolonglah rakyat gaza, tolonglah rakyat Palestina, kuatkanlah perjuangannya," ucap khotib dengan nada yang memilukan yang diamini pada jamaah dengan menangis pula.
Diakhir doanya, khotib juga secara khusus memanjatkan permohonan kepada Allah agar menurunkan tentaranya untuk membantu perjuangan kaum muslimin di Palestina. Kekuatan Allah melebihi segalanya, kalau Allah sudah menghendakinya tidak ada yang tidak mungkin terjadi .
"Ya Allah bantulah kaum muslimin di gaza dan Palestina dengan Kau turunkan tentara-tentaraMu. Tentara yang tak terlihat namun dapat melumpuhkan semua musuhmu. Sesunguhnya Engkau (Allah) Maha Kuasa atas segala sesuatu," ucap Khotib yang diamini dengan keras para jamaah haji yang shalat Jum'at di Masjid Nabawi.
Mendengar doa-doa yang dipanjatkan pada saat sholat Jumat itu, Eramuslim turut merasakan haru, menangis dan mendoakan agar umat Islam di Palestina diberikan kekuatan dan tetap istiqomah menjalankan perjuangannya melawan zionis Israel. Dan berharap agar kondisi Masjidil Aqsha damai seperti layaknya Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, sehingga umat Islam seluruh bisa merasakan nikmat beribadah di Masjidil Aqsha. Hasbunallah wani'mal wakil, ni'mal maula wani'mannasir.